Kuinginkan tubuhmu dari zaman yang tak punya tanda, kecuali warna sepia. Pundakmu yang bebas , akan kurampas dari sia-sia. Akan kuletakan sintalmu pada tubir meja: telanjang yang meminta kekar kemaluan purba, dan zat hutan yang jauh, dengan surya yang datang sederhana. Akan kubiarkan waktu mencambukmu, lepas. Tak ada yang tersisa dalam pigura juga api yang [...]
Archive for the ‘Goenawan Mohamad’ Category
PADA ALBUM MIGUEL DE COVAROBIAS
Posted in Goenawan Mohamad on May 6, 2007 | Leave a Comment »
TIGRIS
Posted in Goenawan Mohamad on May 6, 2007 | Leave a Comment »
Sungai demam Karang lekang Pasir pecah pelan-pelan Gurun mengerang: Babilon! Defile berjalan Lalu Tuhan memberi mereka bumi Tuhan memberi mereka nabi Antara sejarah dan sawah hama dan Hammurabi Setelah itu, kita tak akan di sini Kau dengarkah angin ngakak malam-malam ketika bulan seperti susu yang tertikam ketika mereka memperkosa Mesopotomia? Seorang anak berlari, dan seperti [...]
TENTANG SEORANG YANG TERBUNUH DI SEKITAR HARI PEMILIHAN UMUM
Posted in Goenawan Mohamad on May 6, 2007 | Leave a Comment »
“Tuhan, berikanlah suara-Mu, kepadaku” Seperti jadi senyap salak anjing ketika ronda menemukan mayatnya di tepi pematang. Telungkup. Seperti mencari harum dan hangat padi. Tapi bau sing itu dan dingin pipinya jadi aneh, di bawah bulan. Dan kemudian mereka pun berdatangan – senter, suluh dan kunang-kunang – tapi tak seorang pun mengenalnya. Ia bukan orang sini, [...]
DI MALIOBORO
Posted in Goenawan Mohamad on May 6, 2007 | Leave a Comment »
–kepada seseorang yang mengingatkan saya akan Iramani, yang dibunuh di tahun 1965 Oleh : Goenawan Mohammad Saya menemukanmu, tersenyum, acuh tak acuh di sisi Benteng Vriedenburg Siapa namamu, kataku, dan kau bilang: Kenapa kau tanyakan itu. Malam mulai diabaikan waktu. Di luar, trotoar tertinggal. Deret gedung bergadang dan lampu tugur sepanjang malam seperti jaga untuk [...]